Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 13 November 2012

Percayalah Insting Anda 90 Persen Akurat

Jika Anda ragu-ragu saat akan mengambil keputusan, diamlah sejenak. Lalu pergunakanlah insting Anda. Sebab insting bisa diandalkan dan 90 persen insting akurat lho!

Penelitian pun digelar untuk mencari tahu ketepatan insting manusia untuk menjawab permasalahan. Sejumlah relawan ditunjukkan pasangan angka di layar. Mereka lalu diminta memilih mana yang memiliki rata-rata tertinggi. Demikian dikutip dari news.com.au, Selasa (13/11/2012).

Karena angka berubah begitu cepat, tentu saja mereka tidak bia membuat perhitungan yang tepat. Saat itulah, mereka bergantung pada intuisi aritmatika untuk menjawabnya. Dan ternyata jawaban mereka kebanyakan benar.

Akurasi jawaban meningkat seiring dengan tekanan yang mereka hadapi. Misalnya saja ketika mereka diperlihatkan 6 pasang angka, tingkat akurasi mencapai 65 persen. Lalu ketika angka yang ditampilkan 24 pasangan, akurasinya meningkat hingga 90 persen.

Profesor Marius Usher dari Tel Aviv University memimpin penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences itu. Secara sederhana dia menyimpulkan bahwa reaksi spontan tanpa berpikir bisa dipercaya untuk membuat sebuah keputusan yang berkualitas.




jadi klo gak tau jawaban waktu ujian or ulangan paling tepat :P
Read more...
separador

Minggu, 11 November 2012

Bahaya Suka Bawa Ponsel ke Tempat Tidur

Jangan membawa HP ke Tempat Tidur ! BERBAHAYA !!!

 

Masalah utama yang akan muncul ketika seseorang tidur dengan membawa ponsel dalam kondisi menyala adalah terganggunya kualitas tidur. Berawal dari tidur yang tidak nyenyak itulah, berbagai penyakit dan gangguan kesehatan bisa muncul belakangan.

Beberapa gangguan kesehatan yang bisa dialami akibat suka membawa ponsel ke tempat tidur antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Livescience dan MSNBC, Minggu (30/9/2012).

1. Kurang tidur
Sebuah penelitian di Stony Brook University mengungkap, 70 persen remaja di Amerika Serikat tidur dengan tetap mengaktifkan ponsel dan meletakkannya di dekat tempat tidur. Akibatnya kualitas tidur berkurang karena sering terbangun tengah malam hanya untuk membaca SMS yang masuk.

Dampak dari kualitas tidur yang buruk ini sangat luas, termasuk menurunnya prestasi akademis dan juga kesehatan secara keseluruhan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk membuat orang rentan obesitas, diabetes serta gangguan jantung.

2. Sleep texting
Pakar kesehatan tidur di Amerika Serikat, Dr Marcus Schmidt mengatakan 4 dari 5 remaja selalu membawa ponsel saat tidur dan hanya 1 dari 10 remaja yang benar-benar mematikan ponselnya saat tidur. Karena tidurnya jadi tidak nyenyak, maka para remaja ini rentan mengalami sleep texting atau berkirim SMS saat tidur.

Sleep texting berada dalam satu kategori gangguan tidur lainnya seperti berjalan saat tidur (sleep walking), mengigau (sleep talking) ataupun berhubungan seks saat tidur (seksomnia). Gangguan ini juga sekaligus merupakan salah satu gejala kecanduan teknologi.

3. Gangguan mental
Berkurangnya kualitas tidur gara-gara tidak mematikan ponsel saat tidur juga berpengaruh pada kesehatan kejiwaan. Sebuah penelitian di Jepang mengungap, remaja yang tidur dengan membawa ponsel lebih rentan terhadap kecenderungan bunuh diri.

Tidak diketahui pasti hubungannya, namun kurang tidur memang bisa memicu depresi yang meruapakan salah satu pencetus kecenderungan bunuh diri. Terlebih karena penelitiannya dilakukan di Jepang, faktor budaya juga berpengaruh karena angka bunuh diri di negara ini memang sangat tinggi.
Read more...
separador

Manusia Paling Takut dengan 7 Kondisi Ini

7 Hal yang paling ditakuti Manusia, yaitu :

1. Takut Mati

Takut mati adalah ketakutan yang paling utama yang dialami manusia. Hampir semua orang tidak siap akan mati meskipun tahu kematian itu cepat atau lambat pasti datang.

Banyak orang takut dan khawatir tentang apa yang mungkin terjadi setelah kematian.

Untuk mengatasi rasa takut ini, penting untuk memahami bahwa hidup adalah siklus yang terdiri dari kelahiran dan kematian, keduanya merupakan dua sisi mata uang yang sama. Ketakutan yang berlebihan terhadap kematian disebut Thanatofobia.

2. Takut Gagal

Ketika mencoba sesuatu, selalu ada dua kemungkinan, yaitu berhasil atau gagal. Atychiphobia adalah ketakutan yang tak rasional terhadap kegagalan yang pada akhirnya membuat seseorang tidak mau berbuat sesuatu karena takut menemui kegagalan.

Jika fobia tetap tidak diobati, gejalanya akan terus memburuk dari waktu ke waktu. Hilangnya motivasi dan penurunan rasa percaya diri akan segera mengikuti yang dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti depresi.

3. Takut Ditolak

Setiap orang ingin kehadirannya diterima, baik oleh lingkungan maupun orang yang disayangi. Beberapa orang bahkan ada yang begitu tergantung pada pengakuan, persetujuan atau penilaian orang lain terhadap dirinya sendiri.

Orang-orang ini begitu didorong oleh kebutuhan untuk diterima sehingga kehilangan identitasnya sendiri. Beberapa orang kemudian menarik diri karena takut ditolak. Mereka ini akhirnya menjauhkan diri dari teman-teman, keluarga dan pengasuh yang merawatnya.

4. Takut Gelap

Kecuali untuk kepentingan tidur, hampir semua manusia yang tidak dalam kondisi tidur akan takut dengan kegelapan. Daerah-daearh gelap juga sering jadi sumber kriminalitas.

Ketakutan ini muncul dari ketidakpastian yang dihadapi karena tidak dapat melihat objek di sekitarnya dengan jelas.

Ketakutan yang berlebihan terhadap gelap disebut Lygophobia, yaitu ketakutan yang intens terhadap sesuatu yang tidak menimbulkan bahaya secara nyata.

Pada banyak kasus, ketakutan ini bercampur dengan ketakutan terhadap hantu atau sosok-sosok mistis lainnya.

5. Takut Jatuh dari Ketinggian

Membayangkan diri sendiri berada di ketinggian sering membuat panik dan takut. Gejalanya antara lain keringat dingin, gemetar dan mual. Ketakutan yang berlebihan terhadap ketinggian disebut Hypsiphobia

6. Takut Kehilangan Orang yang Disayangi

Kebersamaan bersama orang yang disayangi adalah saat-saat yang paling membahagiakan dalam hidup. Ketika tiba saatnya harus mengakhiri kebersamaan tersebut, baik karena perpisahan, perceraian ataupun kematian, banyak orang yang kemudian jatuh sedih hingga depresi.

Luangkan banyak waktu bersama keluarga dan teman-teman yang dicintai. Ketika tiba saatnya harus kehilangan mereka, maka kenangan yang indah akan tetap membuat orang yang ditinggalkan merasa bersemangat menjalani hidup.

7. Takut Miskin

Jika pernah miskin atau tumbuh di lingkungan yang miskin, orang umumnya memiliki ketakutan yang sangat kuat terhadap kemiskinan. Cara terbaik untuk memerangi kemiskinan adalah dengan mendidik diri sendiri dan mempelajari bagaimana cara mendapatkan uang.

Uang memainkan peran sentral dalam kehidupan kita dan layak menjadi perhatian. Namun ada kalanya orang begitu takut jatuh miskin dan kehilangan kekayaan. Ketakutan berlebihan ini disebut Peniaphobia.
 
Read more...
separador

Menolak Pakai Seragam Sekolah Karena Fobia Kancing

 




Kancing yang terdapat di seragam sekolah bukanlah barang yang menyeramkan atau berbahaya, tapi tidak bagi Hannah Matthews. Ia bisa menjerit ketakutan dan menolak menggunakan seragam tersebut karena fobia dengan kancing.

Hannah Matthews akan merasa panik dan berusaha melarikan diri jika dihadapkan atau berada dekat dengan sebuah kancing. Kondisi ini pertama kali muncul ketika berusia 5 tahun ia menolak menggunakan seragam sekolahnya.

Kala itu orangtuanya merasa bingung mengapa anaknya tidak mau menggunakan seragam sekolah, bahkan setelah dibujuk sekalipun. Hingga akhirnya orangtua berkonsultasi dengan ahlinya dan diketahui bahwa ia memiliki fobia terhadap kancing atau disebut dengan koumpounophobia.

"Saya tahu itu tidak rasional dan saya jelas tahu kancing tidak akan menyakiti saya, tapi ada sesuatu mengenai bentuk dan teksturnya yang aneh yang membuat saya takut dan panik," ujar Hannah, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Selasa (26/6/2012).

Kehidupan Hannah sempat terganggu akibat fobia ini bahkan mempengaruhi peluangnya untuk bekerja, karena ia hanya mampu menggunakan sweater tanpa kancing serta pakaian lain yang menggunakan resleting tanpa kancing.

Kondisi ini tentu saja membatasi Hannah dalam memilih dan menggunakan pakaian, hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan konseling. Setelah melewati beberapa kali konseling ia mulai berhasil mendirikan mekanisme pertahannya.

"Sekarang jika ada orang memakai atau melihat kancing, saya bisa mengontrol reaksi yang mungkin saya. Tapi saya masih belum bisa menyentuh atau membiarkannya ada terlalu dekat dengan saya," ujar Hannah.

Koumpounophobia membuat penderitanya merasa seolah-olah kancing adalah hal yang berbahaya atau mengancam kehidupannya, diperkirakan kondisi ini mempengaruhi 1 dari 75.000 orang di seluruh dunia.

Seseorang bisa fobia terhadap semua jenis kancing atau hanya tipe dan ukuran tertentu saja. Reaksi yang ditimbulkan pun berbeda-beada, ada yang tidak ingin menyentuhnya sama sekali, ada yang tidak menimbulkan reaksi apa-apa jika orang lain yang menggunakan tapi ia tidak mau menggunakannya.

Respons dari rasa takut yang dialaminya pun beragam mulai dari yang ringan yaitu hanya perlu menjauh, namun ada pula yang ekstrem seperti berkeringat, gemetar, muntah, detak jantung meningkat hingga sulit bernapas.
Read more...
separador

Butuh Konsentrasi? Berkumurlah dengan Air Gula

 





 Jika Anda sulit berkonsentrasi tetapi harus segera menyelesaikan suatu pekerjaan, dongkrak konsentrasi dengan cara berkumur air gula. Menurut penelitian, glukosa dapat meningkatkan kontrol diri dan membuat Anda lebih fokus.

Sebuah studi yang dilakukan di University of Georgia menyatakan bahwa berkumur dengan air gula dapat meningkatkan kontrol diri. Studi tersebut melibatkan 51 orang pelajar yang diminta mengikuti dua jenis tes pengendalian diri.

Tes yang pertama bertujuan untuk menguras kendali diri, dimana peserta penelitian diminta untuk mencorat-coret sebuah halaman buku statistik dengan bebas dan sepenuh mungkin. Karena tidak ada batasan tertentu, hal ini membuat peserta mencurahkan segala kemampuan, ekspresi dan emosinya ke dalam coretan tersebut.

Kemudian, peserta diminta melakukan tes Stroop, yaitu tes untuk mengetahui seberapa besar kemampuan seseorang dalam mengenali warna ketika warna tersebut disajikan dalam bentuk kata.

Misalnya, sebuah kata bertuliskan 'biru' muncul di layar, tetapi kata tersebut berwarna 'merah'. Peserta harus menebak warna tulisan, bukanlah kata-kata yang tertuliskan pada layar tersebut. Dengan tes ini, peneliti dapat mengetahui seberapa jauh peserta dapat mengendalikan diri dan berkonsentrasi dalam melihat warna dan bukan membaca kata-katanya.

Setengah dari peserta penelitian diminta berkumur dengan minuman manis yang terbuat dari gula alami sebelum melakukan tes Stroop. Siswa yang berkumur dengan air gula secara signifikan lebih cepat dalam menanggapi warna daripada kata.

"Glukosa dapat mendongkrak energi dengan cepat, sehingga otak lebih mudah berkonsentrasi kembali setelah melakukan suatu kekacauan yang merusak kontrol diri seperti mencoret-coret kertas," kata Leonard Martin, seorang profesor psikologi yang memimpin studi tersebut, seperti dilansir Health24, Jumat (9/11/2012).

Tampaknya glukosa merangsang sensor karbohidrat sederhana pada lidah yang dapat mengirimkan sinyal motivasi ke otak. Sinyal ini kemudian membantu otak memberitahu tubuh untuk lebih mengontrol diri dan fokus. Hasil penelitian ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science.
 
Read more...
separador

Sabtu, 10 November 2012

Bocah Ini Harus Minum 3 Liter Susu Tiap Hari untuk Bertahan Hidup




Doncaster, Inggris, Di usianya yang masih 9 tahun, wajar memang bila Holly Lindley rutin minum susu. Yang membuatnya tak wajar adalah jumlahnya, karena gadis manis ini harus minum 3 liter susu setiap hari agar tetap bertahan hidup.

Holly Lindley (9 tahun) didiagnosis dengan glycogen storage disease, kondisi yang membuat tubuhnya tidak dapat mengubah makanan yang ia makan menjadi energi.
Tak ada pengobatan untuk kondisi ini, sehingga ia harus minum susu dingin yang dicampur dengan lima sendok tepung jagung (maizena) sebelum tidur tiap hari untuk mencegahnya mengalami koma.

Tepung jagung mengandung pati, sehingga dapat bertindak sebagai pelepas energi lambat pada malam hari.

Sang bunda, Karen Shaw (35 tahun) telah menghabiskan hampir 2.000 pound sterling (sekitar Rp 30 juta) untuk pengobatan yang sudah dimulai sejak tiga tahun lalu.
"Kami harus memastikan dia selalu minum (susu) karena beberapa malam dia tidak mau. Kami harus mengingatkannya untuk kebaikannya sendiri," jelas ibunya, Karen Shaw, asal Doncaster, Inggris, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (9/11/2012).

Sebenarnya lebih mudah bila Holly minum minuman bersoda yang tinggi gula. Tapi menurut Karen, putrinya tidak menyukai soda sehingga susu adalah satu-satunya solusi untuk bertahan hidup.

Karen menuturkan, Holly didiagnosis penyakit langka ini sejak berusia 2 tahun, setelah ia ambruk di rumahnya. Dokter di Doncaster Royal Infirmary melihat tingkat darahnya turun sangat rendah, sehingga menduga adanya kelainan langka, yang mempengaruhi hanya 1 dari 3 juta orang.

Tingkat energinya harus diawasi secara ketat dan Karen harus membangunkan putrinya setiap dua jam untuk memberikan roti.

"Kalau saya tidak memberikan dia makanan pada malam hari, tingkat energinya akan terlalu rendah saat dia tidur. Ia tidur sekitar 11 jam setiap malam. Sekitar empat tahun setelah ia didiagnosis kami benar-benar berjuang, tapi sekarang kami lebih memahami dan dapat mengontrol lebih baik," ujar ibunya.

Selain susu, makanan ringan yang harus dicemil Holly tiap makan adalah cokelat da permen.
Glycogen storage disease adalah kondisi di mana tubuh tidak dapat mengubah makanan menjadi energi. Glukosa merupakan sumber utama energi bagi tubuh. Hal ini disimpan dalam bentuk glikogen hati dan otot, dan kemudian dibebaskan dengan bantuan enzim.
Orang yang mengalami gangguan ini biasanya memiliki cacat bawaan di salah satu enzim yang bertanggung jawab untuk membentuk atau melepaskan glikogen seperti yang dibutuhkan oleh tubuh selama latihan dan atau di antara waktu makan.

Read more...
separador

Jumat, 09 November 2012

Anak Hasil Cloning

Eve, Anak Hasil Kloning Pertama di Dunia

apakah kita pernah membayangkan bahwa suatu saat nanti teman kita adalah hasil kloning ?????
Apakah anda akan terima dan percaya bila di sekitar anda adalah anak kloning ???

Ayo kita lihat EVE anak hasil kloning pertama di dunia. 

bintancenter.blogspot.com - Manusia Kloning Pertama Di Dunia
 Clonaid adalah sebuah perusahaan yang didirikan sekte keagamaan Raelians tahun 1997. Mereka mempercayai kehidupan di bumi diciptakan mahluk angkasa luar melalui rekayasa genetika.

 Clonaid, perusahaan Bioteknologi di Bahama, sukses menghasilkan manusia cloning pertama di dunia dengan lahirnya Eve, 26 Desember 2002 lalu. Eve merupakan bayi pertama yang lahir dari 10 implantasi yang dilakukan Clonaid tahun 2002. Dari 10 implan, lima gagal. Empat bayi cloning lainnya akan dilahirkan tahun lalu. Clonaid berencana mengimplantasi 20 clone manusia lagi. Pada saat bersamaan, para ahli independen akan diundang untuk melihat prosesnya sehingga bisa menyaksikan bagaimana contoh cloning, pertumbuhan embryo dan implantansinya. Saat Eve berusia 6 tahun, sehat dan kini mulai menginjak pendidikan Taman Kanak Kanak di pinggiran kota Bahama.


 


 Inilah Eve, manusia pertama hasil teknologi cloning saat berumur 5 tahun


Cloning terhadap manusia (Eve) merupakan sebuah keberhasilan para ilmuwan Barat dalam memanfaatkan sains yang akhirnya mampu membuat sebuah kemajuan pesat yang telah melampaui seluruh ramalan manusia. Betapa tidak, cara ini dianggap sebagai jalan untuk memperbaiki kualitas keturunan: lebih cerdas, kuat, rupawan, ataupun untuk memperbanyak keturunan tanpa membutuhkan proses reproduksi konvensional.


 tetapi......

Para ilmuwan juga amat risau dengan risiko medik dan ketidakpastian yang berhubungan dengan cloning manusia. Salah satu kekhawatirannya adalah jika seorang bayi di clone, maka kromosomnya akan cocok dengan usia donor. Misalnya seorang anak hasil cloning yang berusia 5 tahun akan tampak seperti berumur 10 karena mendapat kromosom dari donor berusia 5 tahun , dengan disertai risiko penyakit jantung dan kanker.
Resiko buruk juga mengintai para wanita yang memutuskan mengandung bayi cloning. Menurut ahli perkembangan embryo pada mamalia, Prof. Richard Gardner, para wanita tersebut beresiko terkena satu jenis kanker yang tidak biasa dan unik pada manusia, yang menyerang rahim, yaitu choriocarcinoma (kanker korion).
Mengacu pada berbagai resiko ini banyak negara melarang dilakukannya riset-riset cloning pada manusia. Presiden AS kala itu Bill Clinton mengeluarkan rekomendasi moratorium atau penghentian riset cloning manusia selama 5 tahun. Hampir semua agama juga melarang teknologi cloning pada manusia.


sebelum diakhiri mau lihat anak kloning yang gagal ????

ini dia !!!!
Foto - Foto Bayi Hasil Kloning Yang Gagal [ www.BlogApaAja.com ] Foto - Foto Bayi Hasil Kloning Yang Gagal [ www.BlogApaAja.com ]Foto - Foto Bayi Hasil Kloning Yang Gagal [ www.BlogApaAja.com ]
Read more...
separador

Followers


 
 
Free Sheep 2 Cursors at www.totallyfreecursors.com